Dunia digital saat ini sedang diramaikan dengan fenomena teknologi Artificial Intelligence (AI) yang digunakan pada berbagai bidang khususnya dalam dunia bisnis dan hingga saat ini sudah banyak produk AI yang digunakan di perusahaan. Penggunaan teknologi ini pastinya memiliki alasan yang kuat. Tujuan implementasi AI dalam bisnis adalah untuk meningkatkan efektivitas operasional bisnis. Namun, di sisi lain ada juga dampak dan tantangan dalam penggunaan AI dalam bisnis.
Artificial Intelligence merupakan teknologi komputer yang merepresentasikan kecerdasan manusia melalui sistem dan program yang sudah diatur berbasis internet. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk bisa berpikir, bertindak, dan berperan dalam pengambilan keputusan layaknya manusia. Teknologi ini terdiri dari berbagai metode dan sistem komputer pendukungnya.
Dampak AI pada Bisnis
Berkembangnya teknologi AI bisa memberikan efek pada bisnis. Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan dan efisiensi aktivitas bisnis khususnya dalam peningkatan pelayanan kepada customer atau klien. AI bisa memberikan beberapa keunggulan berupa pengurangan biaya operasional hingga pengurangan penggunaan sumber daya manusia.
Namun, di sisi lain teknologi ini juga bisa menjadi bumerang untuk perusahaan. Meskipun semua aktivitas bisnis bisa dilakukan secara digital, ada beberapa pekerjaan yang tetap harus membutuhkan tenaga manusia. Dengan begitu, perusahaan tidak bisa lepas dari peran manusia secara seimbang untuk menjalankan operasional bisnis.
Baca juga: Jadikan Cyber Security sebagai Strategi Bisnis dalam Mengadapi Pencurian Data
Tantangan Implementasi AI dalam Bisnis
Dalam penerapannya, implementasi ini memberikan beberapa tantangannya yang harus dihadapi oleh perusahaan, seperti:
1. Keamanan Sistem dan Data Bisnis
Meskipun teknologi ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan, ancaman kejahatan digital bisa saja menghampiri perusahaan yang mengimplementasikan teknologi tersebut. Ditambah lagi, teknologi melibatkan pengumpulan, penyimpanan dan pengolahan data dengan baik milik perusahaan atau pun teknologi.
2. Dibutuhkan Keterampilan Khusus
Implementasi teknologi ini memerlukan keterampilan khusus dikarenakan setiap sistem membutuhkan perlakuan yang berbeda. Perusahaan harus memiliki tim yang ahli dalam bidang tersebut untuk menangani permasalahan jika ada gangguan di masa mendatang keberadaan tim tersebut dan tentunya akan menambah pengeluaran perusahaan.